Blogroll

Jelang Bayern Muenchen VS Manchester City

Pada musim lalu, Bayern mengalami kekalahan dari Manchester City di tempat yang sama. Namun, saat itu Bayern menjamu Manchester City dengan status sudah memastikan lolos ke babak 16 besar

Jadwal Liga Inggris 20 - 21 September 2014

Berikut adalah jadwal siarang langsung Liga Inggris yang akan berlangsung pada tangggal 20 - 21 September 2014, yang diantaranya menampilkan partai big match antara Manchester City Vs Chelsea di Etihad Stadium.

Jadual La Liga Spanyol 20 - 23 September 2014

Kompetisi La Liga Primera Spanyol akan memasuki pekan keempat, dan tersisa enam klub yang belum terkalahkan, yaitu Barcelona, Valencia, Sevilla, Atletico Madrid, Celta Vigo, serta Granada. Barcelona yang dalam tiga pertandingan sebelumnya mengukir hasil sempurna

Jadual Pertandingan Liga Italia 20 - 22 September 2014

AC Milan untuk sementara memuncaki klasemen Liga Italia Serie A setelah dalam dua pertandingan mengalahkan Lazio 3-1, dan mengalahkan Parma 5-4. Keberhasilan AC Milan memuncaki klasemen terbilang mengejutkan, karena sepanjang pra musim lalu AC Milan gagal membuat hasil mengesankan.

Jadual Pertandingan Bundesliga Jerman 20 - 21 September 2014 04

Persaingan ketat memperebutkan posisi teratas klasemen Bundesliga pada akhir pekan ini, bakal berlangsung sengit antara empat klub, yaitu Bayer Leverkusen, Bayern Munchen, Hannover, serta Borussia Dortmund.

Tampilkan postingan dengan label FLS2N. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FLS2N. Tampilkan semua postingan

Serahkan Pada Ahlinya


Lama tertidur dari posting, mencoba untuk bangun lagi untuk sekedar menuangkan sedikit cerita dan penat, setelah sekian lama terpendam. Kekecewaan yang masih membekas setelah gelaran FLS2N di Kabupaten Tulang Bawang bulan lalu. Dan pada akhirnya, kekecewaan yang terlahir menjadi penyebab terbunuhnya semangat untuk menulis.

Mungkin hal yang biasa, bahwa dalam sebuah gelaran lomba pasti akan ada yang menang dan ada yang kalah. Kegembiraan akan mengiringi sang pemenang dan sebaliknya kesedihan yang bercampur juga pasti akan menggelayuti perasaan peserta yang kalah. Ini wajar!, karena kita hanya manusia biasa. Kita bukan malaikat yang akan selalu mampu tampil menjadi pemenang, dan juga tidak akan sedih ketika ternyata harus kalah. sekali lagi ini sesuatu yang wajar!.

Dan lebih wajar lagi, jika ternyata ketika kalah dengan sesuatu yang wajar (baca : sportif), dengan sistem penjurian yang sportif dan tentunya dengan juri yang juga sportif. Kita akan sedih manakala harus kalah, tapi sesaat perasaan tersebut akan berubah menjadi sebuah kebanggaan karena kita kalah dengan sportif. Kita kalah dengan mendongakkan kepala tanpa perlu lagi menundukkan kepala dengan sedih. Ingat! kita kalah dengan sportif.

Akan tetapi, kenyataan yang terjadi tidaklah selalu sesuai dengan harapan yang ada dibenak kita. Ketika ujung dari perjuangan dalam FLS2N tingkat kabupaten, harus berbuah pahit. Kalah, dengan sesuatu yang tidak sportif.

Mungkin tidak banyak yang tahu, bahwa event sekelas FLS2N yang merupakan event akbar dari tingkat kecamatan sampai nasional, yang menjadi sebuah event bergengsi bagi para pelajar dan juga sekolah, ternyata masih banyak PR dalam hal pesiapan dan juri  yang belum terselesaikan dan harus diperbaiki kedepan. Bagaimana tidak?, event bergengsi tersebut ternyata masih ada juri yang melakukan penjurian/penilaian tidak menggunakan JUKNIS. Dan lebih  parah lagi juri-juri tersebut tidak mengetahui adanya JUKNIS yang menjadi pegangan bagi para juri. Apa jadinya ???, tentu kita sudah bisa membayangkan sebelumnya seperti apa hasil penjuriannya.

Ini belum seberapa, karena ternyata sebagian juri juga ternyata tidak paham dengan lomba yang dinilainya !!. sangat parah. Sebagai contoh, dalam pelaksanaan lomba membatik yang mana didalam juknis dijelaskan  secara implisit, bahwa yang diminta adalah sebuah produk batik. Kita paham, bahwa butuh proses yang lama untuk menghasilkan sebuah produk batik, dan tidak akan mungkin terselesaikan dalam hitungan 1 atau 2 jam. Akan tetapi hal ini terjadi dalam pelaksanaan lomba tingkat Kabupaten Tulang Bawang. Peserta diminta untuk menyelesaikan produkdalam waktu 2,5 jam!!. Edan....
Bukan perkara mudah untuk menghasilkan produk batik dari 0 sampai menjadi sebuah produk siap pakai. Bukan sekedar rumit tetapi butuh waktu yang tidak sebentar. tapi ini benar-benar terjadi.

Lain halnya dengan lomba melukis, selain juri yang tidak paham dengan Juknis karena yang mereka pahami hanya "Tema BUDAYA",ternyata mereka juga tidak paham dengan kriteria penilaian dan tidak paham dengan makna budaya itu sendiri. Hal yang sangat bodoh jika kita memaknai budaya itu hanya terbatas pada Rumah Adat, Senjata khas daerah, Makanan, Pakaian Adat atau Tari-tarian daerah. Padahal budaya itu bermakna sangat luas. Apakah ketika kita melihat anak-anak bermain petak umpet yang notabene permainan anak-anak jaman dulu yang sudah mengakar kemudian kita katakan ITU BUKAN BUDAYA??. Apakah ketika kita melihat petani di sawah sedang menanam padi, karena memang masyarakat kita mayoritas petani dan negara kita juga adalah negara agraris, lalu kita katakan ITU BUKAN BUDAYA??. Penduduk di negara kita mayoritas muslim, lalu mereka punya kebiasaan untuk selalu menghidupkan masjid dan mushola dengan sholat berjamaah, apakah itu juga bukan BUDAYA??.

Yang menjadi pertanyaan, jika event sekelas ini masih dipegang oleh juri-juri yang tidak berkompeten seperti  kemarin, mau seperti apakah hasil yang diharapkan??, Mungkinkah membawa pulang piala ketika gelaran tingkat propinsi selesai....

Dalam Islam sudah dijelaskan bahwa, "ketika suatu urusan diserahkan kepada yang bukan ahlinya, maka tunggu saja kehancurannya..".

Untuk penyelenggara FLS2N ataupun tim penilai (juri), semoga pengalaman ini bisa menjadi ibroh bagi anda semua, bahwa sebuah urusan yang besar seperti ini jangan sekali-kali diserahkan kepada yang bukan ahlinya, karena jika kita serahkan kepada yang bukan ahlinya maka hasilnya adalah sebuah kehancuran.
Kehancuran mental dan semangat anak-anak serta kehancuran prestasi Tulang Bawang karena anda.

SELAMAT UNTUK PARA PEMENANG

LOMBA FLS2N TINGKAT KECAMATAN DENTE TELADAS





Gelaran FLS2N tingkat Kecamatan Dente Teladas sudah usai. Wajah-wajah riang para siswa pemenang ( tentunya juga para pendamping ), masih terpancar diwajah mereka yang sebenarnya sudah lelah, penat dan peluh serta debu sudah memenuhi setiap bagian wajah mereka. Sepertinya terbayarkan sudah rasa lelah selama persiapan hingga perlombaan dengan hasil akhir sebagai salah satu dari 3 pemenangnya. Tak ada kata yang bisa diucapkan lebih tepat selain Alhamdulillah, meskipun dalam hal ini juga tidak dilarang untuk mengatakan HORE!!..

Namun apakah perjuangan sudah bisa dikatakan usai sampai disini??. Tentu saja tidak, karena perjuangan masih panjang dan tentunya juga lebih berat. Perjuangan di tingkat kabupaten lebih berat tidak hanya karena persaingan akan semakin ketat, akan tetapi juga karena medan yang akan dilalui untuk bertempur juga jauh, dan pasti memakan biaya yang lebih besar. Tapi kita yakin bahwa seberat apapun medan perjuangan kedepan, sesengit apapun persaingan kedepan dan sebesar apapun biaya yang harus dikeluarkan, maka tidak ada kata patah arang untuk melanjutkan perjuangan, karena mereka yang dipilih sebagai pemenang adalah duta bagi kecamatan Dente Teladas.

Sekali lagi selamat untuk para pemenang yang telah berkompetisi dan menghasilkan prestasi yang membanggakan untuk sekolahnya masing-masing. SELAMAT!



HASIL TECHNICAL MEETING LOMBA FLS2N KECAMATAN DENTE TELADAS

Berikut adalah hasil rapat koordinasi dan technical meeting persiapan pelaksanaan lomba FLS2N tingkat kecamatan Dente Teladas, dimana secara umum tidak banyak hal yang diubah dalam hal teknis pelaksanaan (masih mengacu pada Juknis FLS2N tingkat Kecamatan Dente Teladas dan tingkat nasional).
Adapun beberapa hal yang direvisi antara lain adalah sbb:


Lomba Menyanyi Tunggal
Peserta tidak diwajibkan  menggunakan iringan 2 alat instrumen daerah setempat
Peserta tidak diwajibkan menyerahkan partitur lagu berupa notasi (balok atau angka) serta sinopsisnya
Peserta hanya diwajibkan memebawa instrumen lagu dalam bentuk MP3 yang bisa disimpan dalam bentuk CD audio

Lomba Pidato Bahasa Indonesia
Peserta dianjurkan untuk mempersiapkan 2 naskah pidato (naskah penyisihan dan naskah untuk final) dengan tema yang sudah ditentukan dalam Juknis.
Naskah final hanya diserahkan oleh 5 finalis yang dinyatakan masuk kedalam final.

Lomba Membuat Gambar Bercerita
Peserta membuat gambar dengan ukuran kertas yang sudah ditentukan dalam Juknis, dan membuat gambar bercerita maksimal 4 lembar (ukuran kertas lihat juknis)
Waktu lomba selama 6 jam (sudah termasuk istirahat untuk Ishoma pada pukul 12.00 s.d pukul 13.00)

Lomba Seni Tari Kreasi
Tari yang ditampilkan adalah tari kreasi daerah setempat (Lampung)

Lomba Kriya Anyam
-

Lomba Pantomim
Peserta dianjurkan untuk mempersiapkan 2 penampilan pantomim termasuk sinopsisnya
Tampilan pantomim final harus berbeda dengan babak penyisihan.
5 Peserta yang dinyatakan sebagai finalis, wajib menyerahkan sinopsis cerita pantomim untuk final

Lomba Melukis
Tema lomba melukis adalah "Kebudayaan"
(Tari, rumah adat, permainan anak, dll yang mencirikan kebudayaan Indonesia)

Lomba Cipta Puisi
Kriteria penilaian  ditambah dengan kriteria  :
Diksi, dan
Kerapihan tulisan (bukan bagus atau tidaknya tulisan)
Kertas polio tidak bergaris (ukuran F4) disediakan panitia

Lomba Membatik
Kegiatan lomba membatik dilaksanakan lebih awal dari lomba lainnya
Lomba dilaksanakan mulai pukul 08.30 s.d pukul 15.30. (sudah ternasuk istirahat ishoma)
Ukuran kain yang dibatik sama dengan ukuran kertas F4/legal.
Hasil akhir yang dinilai adalah batik yang sudah dianggap sebagai produk jadi.
Ornamen batik adalah ornamen nusantara

Demikian revisi dari hasil technical meeting pada hari Sabtu, 22 Februari 2014, di SDS Tunas Bangsa.
Jika ada pertanyaan, masukan dan saran silahkan hubungi nomor dibawah  ini :
Bp. Gatot K (0823 7287 4040)
Bp. Andi P   (0852 7376 4747)

LOMBA FLS2N Tingkat Kecamatan Dente Teladas



Pelaksanaan Lomba FLS2N

Tingkat Kecamatan Dente Teladas

Tanggal Pelaksanaan   :   Kamis, 27 Februari 2014
Tempat  Pelaksanaan  :   SDS Tunas Bangsa.

Kepesertaan  :
Peserta lomba FLS2N Tingkat Kecamatan Dente Teladas adalah seluruh siswa dan siswi yang masih aktif bersekolah di sekolah dasar di  Kecamatan Dente Teladas dan maksimal  duduk di bangku kelas 5.

Cabang Lomba
  1. Menyanyi tunggal
  2. Pidato Bahasa Indonesia
  3. Membuat Gambar Bercerita
  4. Seni Tari Kreasi Baru
  5. Kriya Anyam
  6. Pantomim
  7. Melukis
  8. Cipta Puisi
  9. Membatik

Registrasi
Registrasi peserta dilaksanakan mulai pukul 08.00 s.d pukul 09.00 Wib . Registrasi dilaksanakan per cabang lomba.